Wali Kota Ganti Nama Festival Paling Populer Jadi Berbau AI, Warga Naik Pitung
Wali Kota Irondale James D. Stewart memicu amarah warganya setelah mengumumkan perubahan nama festival tahunan kota dari "I Love Irondale Day" menjadi "AI Love Irondale Day". Keputusan tersebut langsung disambut gelombang kritik pedas di media sosial dari masyarakat yang menolak keberadaan teknologi kecerdasan buatan dan proyek pusat data.
Warga menilai langkah sang wali kota sebagai bentuk promosi terselubung bagi industri pusat data (data center) yang kerap dianggap merusak lingkungan. Pembangunan fasilitas tersebut di wilayah selatan Amerika Serikat kini tengah mendapat penolakan masif karena konsumsi listrik dan air yang sangat tinggi.
"Ini benar-benar sampah bagi lingkungan," tulis salah satu warga di kolom komentar media sosial sang wali kota.
Menanggapi kritik keras tersebut, Wali Kota Stewart mengklarifikasi melalui video bahwa perubahan nama itu sekadar "permainan kata" dan bukan bentuk promosi pusat data. Ia akhirnya memutuskan untuk mengembalikan nama festival ke bentuk semula guna meredam kemarahan publik.
Meskipun nama AI akhirnya dicopot, acara festival tersebut tetap menampilkan atraksi penari berkostum robot hingga pertunjukan pertunjukan drone di udara. Penolakan warga terhadap pusat data terus meluas di berbagai negara bagian menyusul kekhawatiran atas lonjakan tagihan listrik dan polusi suara.
Artikel Lainnya
Perjalanan panjang iPhone sebagai salah satu lini ponsel pintar paling populer di dunia dimulai sejak pertama kali diper...
The Babylon Bee merupakan situs web berita satir Kristen konservatif asal Amerika Serikat yang didirikan oleh Adam Ford ...
Penjualan mobil hibrida (hybrid) di Amerika Serikat mengalami lonjakan signifikan sepanjang tahun 2026, berbanding terba...
Profesi keperawatan di Amerika Serikat kini makin diminati kaum pria seiring menyempitnya lapangan kerja di bidang manuf...
Samsung resmi meluncurkan lini smartphone lipat terbarunya, yakni Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z F...