Profil C.H. Beck, Raksasa Penerbitan Jerman yang Berdiri Sejak Tahun 1763
Verlag C.H. Beck oHG tercatat sebagai salah satu perusahaan penerbitan tertua di Jerman yang berdiri sejak 9 September 1763. Didirikan oleh Carl Gottlob Beck di Nördlingen, nama perusahaan ini diambil dari inisial putra sekaligus penerusnya, Carl Heinrich Beck.
Perusahaan ini mengoperasikan dua divisi utama, yakni bidang hukum, pajak, dan bisnis, serta literatur, buku non-fiksi, dan sains. Setiap tahunnya, perusahaan menerbitkan hingga 1.500 judul baru dengan total lebih dari 9.000 judul buku cetak dan sekitar 70 jurnal profesional.
"Kami terus berkomitmen untuk menghadirkan publikasi berkualitas tinggi yang mencakup berbagai bidang keilmuan dan profesional," ujar perwakilan manajemen penerbit dalam keterangan resminya.
Pusat operasional perusahaan saat ini berada di Munich dengan dukungan kantor cabang di Frankfurt dan mempekerjakan ratusan staf editor ilmiah. Mereka bekerja sama dengan lebih dari 14.000 penulis dari dalam dan luar negeri.
Selain di Jerman, pengaruh C.H. Beck telah berekspansi ke kancah internasional melalui kepemilikan atas penerbit Nomos sejak 1999 serta sejumlah anak perusahaan di Swiss, Polandia, Republik Ceko, dan Rumania.
Artikel Lainnya
Pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp11 triliun dari APBN untuk merealisasikan program pembukaan rekening bank secar...
Badan Gizi Nasional mencoret 1.653 sekolah dari daftar penerima program Makan Bergizi Gratis setelah melakukan pemutakhi...
Petrokimia mencakup berbagai produk kimia yang diperoleh dari penyulingan minyak bumi, gas alam, maupun sumber terbaruka...
New York City merupakan kota terpadat di Amerika Serikat yang terdiri dari lima wilayah administratif dan berfungsi seba...
Milan merupakan kota terbesar kedua di Italia sekaligus ibu kota kawasan Lombardy yang menjadi pusat ekonomi dan industr...