Pemerintah Siapkan Anggaran Rp11 Triliun, Warga Bakal Punya Rekening Bank Massal
Pemerintah pusat resmi menginisiasi program pembukaan rekening bank secara massal yang menyasar lebih dari 200 juta penduduk di seluruh penjuru tanah air. Melalui pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, setiap warga nantinya akan memperoleh saldo awal pembukaan rekening sebesar Rp50 ribu.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa total alokasi dana yang disiapkan mencapai sekitar Rp11 triliun atau setara dengan 600 juta dolar AS. Pelaksanaan program ini saat ini masih dalam tahap pengkajian mendalam bersama Bank Indonesia serta Otoritas Jasa Keuangan.
"Dari APBN. Totalnya kalau 200 juta penduduk kan berarti kira-kira 600 juta dolar AS atau sekitar Rp11 triliunlah," ujar Airlangga saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Dalam penerapannya, pemerintah berencana menggandeng sejumlah bank milik badan usaha milik negara, termasuk Bank Rakyat Indonesia dan Bank Syariah Indonesia. Sinkronisasi data kependudukan melalui Kementerian Dalam Negeri juga akan dioptimalkan guna memastikan ketepatan sasaran distribusi rekening baru tersebut.
Inisiatif ambisius ini diharapkan mampu mendongkrak indeks inklusi keuangan nasional yang ditargetkan terus meluas hingga ke berbagai lapisan masyarakat luas sebelum akhir tahun 2026.
Artikel Lainnya
Badan Gizi Nasional mencoret 1.653 sekolah dari daftar penerima program Makan Bergizi Gratis setelah melakukan pemutakhi...
New York City merupakan kota terpadat di Amerika Serikat yang terdiri dari lima wilayah administratif dan berfungsi seba...
Milan merupakan kota terbesar kedua di Italia sekaligus ibu kota kawasan Lombardy yang menjadi pusat ekonomi dan industr...
H-E-B Grocery Company merupakan perusahaan swalayan swasta terkemuka yang berpusat di San Antonio, Texas. Didirikan pert...
Wharton School dari University of Pennsylvania memiliki jaringan alumni yang sangat luas dan berpengaruh di lebih dari 1...