Minggu, 2 Agustus 2026

Profil R Street Institute, Lembaga Think Tank AS yang Lahir dari Kontroversi Iklim

R Street Institute adalah pusat kajian kebijakan publik berhaluan kanan-tengah yang bermarkas di Washington, D.C., Amerika Serikat. Lembaga ini didirikan pada tahun 2012 setelah para pendirinya keluar dari Heartland Institute akibat perbedaan pandangan mengenai isu perubahan iklim.

R Street Institute merupakan lembaga think tank independen yang berfokus pada penelitian kebijakan dan penjangkauan untuk mendorong pasar bebas serta pemerintahan yang terbatas namun efektif. Lembaga ini resmi dibentuk pada Mei 2012 di Washington, D.C., menyusul pengunduran diri massal staf dari pusat kajian sebelumnya.

Pemisahan tersebut dipicu oleh aksi kontroversial Heartland Institute yang meluncurkan kampanye iklan luar ruang menggunakan foto tokoh-tokoh radikal untuk mempertanyakan isu pemanasan global. Sejumlah sponsor besar pun menarik dukungan, dan para mantan staf mendirikan organisasi baru yang berkomitmen untuk tidak mengusung skeptisisme perubahan iklim.

"Kami tidak akan mempromosikan skeptisisme perubahan iklim," ujar juru bicara R.J. Lehmann saat mengumumkan pembentukan organisasi baru tersebut pada tahun 2012.

Dalam perjalanannya, lembaga ini memperluas bidang kajian yang mencakup regulasi domestik, kesehatan masyarakat, kebijakan lingkungan, reformasi jaminan sosial, peradilan pidana, keamanan siber, dan anggaran federal. Mereka juga rutin menerbitkan laporan tahunan regulasi asuransi di berbagai negara bagian.

Selain riset kebijakan, R Street Institute didukung oleh dewan penasihat legislatif yang terdiri dari para legislator negara bagian serta jaringan peneliti dari berbagai universitas terkemuka di Amerika Serikat.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.