Minggu, 13 September 2026

PDAM dan Petani Manggarai Barat Rebutan Air Sungai, Krisis Air Bersih Ancam Labuan Bajo

Perumda Air Minum Wae Mbeliling dan petani di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, terlibat perebutan air Sungai Wae Mese di tengah kemarau panjang. Kondisi ini memicu penurunan debit air yang mengganggu suplai air bersih ke Labuan Bajo serta kebutuhan irigasi pertanian warga.

Perusahaan Umum Daerah Air Minum Wae Mbeliling bersitegang dengan petani setempat dalam memanfaatkan aliran Sungai Wae Mese di Desa Watu Nggelek, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (12/9). Penurunan debit air yang drastis akibat musim kemarau berkepanjangan menjadi pemicu utama persaingan pemanfaatan sumber daya air tersebut.

Pihak perumda mengandalkan sungai ini sebagai pasokan air baku untuk melayani pelanggan di kawasan pariwisata Labuan Bajo. Di sisi lain, para petani menggunakan aliran air yang sama guna mengairi lahan pertanian mereka yang terancam kekeringan.

"Sungai Wae Mese merupakan sumber daya air yang memiliki fungsi penting bagi masyarakat, baik untuk kebutuhan air bersih maupun kebutuhan pertanian," ujar Direktur Perumda Air Minum Wae Mbeliling, Ponsianus Mato.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, ditemukan tindakan penutupan bendungan yang mengalirkan air menuju instalasi pengolahan milik perumda. Hal tersebut memperparah penurunan pasokan air baku ke fasilitas penampungan WTP 1 dan WTP 2.

Ponsianus menambahkan bahwa penurunan debit air ini berdampak langsung pada kapasitas produksi dan distribusi air bersih. Suplai ke ribuan pelanggan di Labuan Bajo kini mengalami hambatan operasional signifikan akibat berkurangnya pasokan dari sumber utama.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.