Ratusan Siswa dan Guru Keracunan Makanan, Puskesmas Marau Dipadati Pasien Infus
Sebanyak 206 orang yang terdiri dari siswa dan guru di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, mendadak mengalami gejala keracunan massal setelah mengonsumsi menu makanan bergizi (MBG) pada Kamis (5/2/2026). Seluruh korban langsung dilarikan secara bergelombang ke Puskesmas Marau untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Lonjakan pasien dalam waktu bersamaan membuat kapasitas fasilitas kesehatan tersebut nyaris lumpuh menampung warga yang mengeluhkan mual, muntah, hingga pusing. Sejumlah ruang perawatan tampak penuh sesak dengan deretan tempat tidur darurat dan tiang infus yang terpasang di berbagai sudut ruangan.
"Kami langsung bergerak cepat begitu pasien datang dalam jumlah banyak secara bersamaan," ujar salah seorang petugas medis di lokasi kejadian saat dikonfirmasi mengenai situasi darurat tersebut.
Pihak berwenang dan tim medis gabungan saat ini tengah mengumpulkan sampel sisa makanan yang dikonsumsi para korban untuk diuji laboratorium guna memastikan penyebab pasti insiden keracunan ini. Penanganan intensif terus digencarkan demi memulihkan kondisi ratusan korban yang masih terbaring lemah.
Hingga saat ini, tercatat ada 206 orang korban yang masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan ketat tim medis Puskesmas Marau, sementara aparat setempat telah mengamankan barang bukti sisa makanan untuk proses investigasi lebih lanjut.
Artikel Lainnya
Sebuah komunitas ekspatriat di Bali menggelar acara lari eksklusif yang secara spesifik menolak kepesertaan warga ber-KT...
Warga digegerkan oleh penemuan kerangka manusia di Jalan Kampung Mekar Jaya, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjung...
Runner up Raka Raki Jawa Timur 2026, Tio Ferdian Rahmana, harus kehilangan pekerjaannya sebagai tenaga kontrak di Pemkot...
Seorang pria bernama Handi asal Bojongsoang, Kabupaten Bandung, ditemukan tewas mengenaskan setelah mengalami penyekapan...
Kepolisian Resor Kota Malang Kota bersama Kick Andy Foundation dan sejumlah mitra strategis menyalurkan 37 unit kaki pal...