Selasa, 11 Agustus 2026

Mengenal ISBN, Kode Pengenal Unik Buku yang Wajib Diketahui Penulis dan Penerbit

International Standard Book Number (ISBN) merupakan sistem penomoran komersial unik yang digunakan untuk mengidentifikasi buku secara global. Setiap edisi dan variasi publikasi buku memerlukan nomor ISBN yang berbeda untuk memudahkan pendataan di industri penerbitan.

International Standard Book Number atau yang lebih dikenal sebagai ISBN adalah pengenal buku komersial berbentuk angka yang bersifat unik dan diterbitkan melalui afiliasi International ISBN Agency. Setiap variasi edisi buku seperti cetak ulang, sampul tipis, maupun e-book harus memiliki nomor ISBN yang berbeda.

Sejarah ISBN bermula dari sistem SBN 9 digit yang dikembangkan di Inggris pada tahun 1965 sebelum akhirnya distandardisasi oleh International Organization for Standardization (ISO) menjadi format 10 digit pada tahun 1970. Sejak 1 Januari 2007, format ISBN resmi diperbarui menjadi 13 digit agar selaras dengan sistem kode batang internasional.

"Penerapan sistem penomoran ini sangat krusial dalam rantai pasok industri buku global untuk mempermudah pelacakan inventaris," ujar seorang pengamat industri penerbitan.

Berdasarkan data statistik penggunaan global, Amerika Serikat mencatatkan jumlah pendaftaran ISBN tertinggi, disusul oleh Korea Selatan, Jerman, Tiongkok, Inggris, serta Indonesia di posisi berikutnya.

Badan pengelola ISBN nasional mendistribusikan blok nomor kepada setiap penerbit berdasarkan profil dan skala volume penerbitan buku di wilayah masing-masing.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.