Selasa, 11 Agustus 2026

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Airlangga Beri Jawaban Menohok

Presiden Prabowo Subianto resmi mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia ke DPR untuk menggantikan Perry Warjiyo. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan dukungan penuh dan menilai tidak ada figur lain yang lebih pas untuk posisi tersebut.

Pemerintah secara resmi menyerahkan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Penunjukan ini dilakukan untuk mengisi posisi pimpinan tertinggi bank sentral setelah Perry Warjiyo mundur karena alasan pribadi pada akhir Juli lalu.

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai bahwa rekam jejak Destry yang telah lama berkecimpung di bank sentral menjadi modal besar. Ia meyakini komunikasi yang baik dengan pemerintah akan terus terjaga di bawah kepemimpinan Destry.

"Ya baiklah, karena Bu Destry kan sudah menjadi Deputi Gubernur Senior sudah lebih dari satu periode," ujar Airlangga kepada awak media di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Ketika disinggung mengenai kemungkinan adanya kandidat alternatif, Airlangga memberikan respons tegas yang menepis spekulasi tersebut. "Tidak ada," ucapnya singkat saat ditanya apakah ada figur lain yang dinilai layak menduduki kursi nomor satu di BI.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan bahwa Surat Presiden yang dikirimkan ke parlemen hanya memuat satu nama tunggal. Destry Damayanti yang sebelumnya menjabat sebagai pejabat sementara Gubernur BI kini tinggal menunggu jadwal uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.