Senin, 3 Agustus 2026

Aldila Sutjiadi Sabet Gelar Juara Mubadala Citi DC Open 2026, Tambah Trofi WTA 500

Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi berhasil merebut gelar juara ganda WTA 500 Mubadala Citi DC Open 2026 di Washington, AS. Berpasangan dengan Erin Routliffe, ia menaklukkan duet Andreja Klepac dan Makoto Ninomiya dalam dua set langsung pada hari Minggu waktu Indonesia.

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh petenis putri andalan Indonesia, Aldila Sutjiadi, di kancah internasional. Berduet dengan petenis Selandia Baru, Erin Routliffe, ia keluar sebagai juara nomor ganda putri turnamen Mubadala Citi DC Open 2026 yang dihelat di Washington, Amerika Serikat, Minggu.

Tampil sebagai unggulan kedua, pasangan tersebut sukses membungkam perlawanan duet Slovenia dan Jepang, Andreja Klepac serta Makoto Ninomiya, lewat kemenangan meyakinkan dua set langsung dengan skor 6-4 dan 6-1 dalam durasi 1 jam 12 menit.

"Kami fokus menjalankan strategi bersama sejak awal untuk meredam permainan lawan," ungkap Aldila mengenai kunci kesuksesannya dalam mengatasi perlawanan ketat di babak final.

Berdasarkan data statistik pertandingan, dominasi Aldila dan Erin terlihat jelas dari keberhasilan mereka mengamankan 69 persen poin dari servis pertama serta mengonversi empat peluang break point. Performa solid ini membuat mereka mampu mengendalikan jalannya laga dari set pertama hingga akhir pertandingan.

Trophy di Washington ini menjadi gelar WTA 500 kedua bagi Aldila sepanjang musim 2026 setelah sebelumnya menaklukkan ajang Bad Homburg Open. Capaian gemilang ini sekaligus menjadi modal berharga bagi sang atlet jelang kejuaraan Grand Slam US Open 2026.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.