Senin, 3 Agustus 2026

Duo Prancis Watchdog Terpikat Penonton Indonesia, Sebut Musik Bahasa Emosi

Duo musisi eksperimental asal Prancis, Watchdog, mengungkapkan kekagumannya terhadap kehangatan penonton di Indonesia. Tampil dalam rangkaian Road to The Papandayan Jazz Festival di Bandung, mereka menegaskan bahwa musik merupakan media penyampai emosi universal yang melampaui batas sekat genre.

Kehadiran duo musisi asal Prancis, Watchdog, di Indonesia menyisakan kesan mendalam bagi perjalanan karier mereka. Tampil memukau di hadapan penonton lokal, mereka mengaku sangat terpesona dengan sambutan hangat dan energi positif yang diberikan publik Indonesia.

Tampil dalam rangkaian acara Road to The Papandayan Jazz Festival di Kota Bandung pada Sabtu malam, duo yang digawangi Anne Quillier dan Pierre Horckmans ini membawa warna musik eksperimental yang segar tanpa terikat oleh sekat genre formal.

"Kami tidak suka mengotak-ngotakkan musik. Bagi kami, musik adalah bahasa emosional," ujar Pierre Horckmans saat ditemui langsung di area The Papandayan Hotel sebelum naik ke atas panggung.

Perpaduan latar belakang seni yang berbeda menjadi motor penggerak kreativitas mereka. Pierre tumbuh dengan dasar musik klasik serta sentuhan rock dan elektronik, sementara Anne menempuh jalur pendidikan konservatori setelah memulai kariernya secara otodidak.

Aksi panggung mereka yang dinamis didukung oleh ikatan profesional yang telah terjalin selama lebih dari 15 tahun, membuat keduanya mampu saling memahami arah improvisasi tanpa memerlukan komunikasi verbal yang panjang di atas panggung.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.