Selasa, 11 Agustus 2026

Tim Bulu Tangkis Indonesia Catat Sejarah Kelam, Tersingkir di Fase Grup Thomas Cup 2026

Skuad bulu tangkis putra Indonesia harus mengubur asa lebih cepat di ajang Thomas Cup 2026 setelah menelan kekalahan 1-4 dari Prancis pada laga penentu Grup D di Horsens, Denmark. Hasil buruk ini memastikan Indonesia tersingkir di fase grup untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan sejak 1958.

Dunia bulu tangkis Indonesia diguncang hasil minor usai tim nasional putra gagal melaju dari babak penyisihan grup ajang Thomas Cup 2026 di Horsens, Denmark, pada Rabu (29/4). Kepastian tersebut didapat setelah skuad Merah Putih takluk dengan skor meyakinkan 1-4 dari wakil Eropa, Prancis.

Berdasarkan klasemen akhir Grup D, Indonesia terjebak dalam situasi tiga tim dengan poin setara bersama Thailand dan Prancis. Kegagalan meraih selisih kemenangan partai yang aman memaksa Jonatan Christie dan kawan-kawan puas berada di posisi ketiga klasemen dan gagal melangkah ke babak perempat final.

"Kegagalan tim Thomas Cup Indonesia lolos ke fase grup merupakan sebuah tragedi karena ini pertama kalinya dalam sejarah," ujar pengamat olahraga nasional, M. Kusnaeni, saat memberikan analisisnya.

Ia menambahkan bahwa PBSI harus segera berbenah total serta berani mengambil risiko untuk mempercepat proses regenerasi pemain muda. Menurutnya, peta kekuatan bulu tangkis dunia kini telah bergeser dan Indonesia tidak lagi bisa mengandalkan dominasi masa lalu.

Kekalahan telak dari Prancis disumbangkan oleh tumbangnya sektor tunggal putra melalui Jonatan Christie dan Alwi Farhan, disusul hasil negatif dari Anthony Sinisuka Ginting serta ganda putra Sabar/Reza. Hanya pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri yang mampu menyelamatkan satu poin kehormatan pada partai terakhir.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.