Selasa, 11 Agustus 2026

Profil Bek Timor Leste Jackson Fowler, Kartu Merah Usai Hantam Thom Haye

Bek Timor Leste, Jackson Fowler, menjadi sorotan publik setelah menerima kartu merah akibat tekel keras terhadap gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, dalam lanjutan Piala AFF 2026. Pemain berdarah Australia ini memiliki rekam jejak karier di kompetisi National Premier Leagues NSW.

Laga penyisihan Grup A Piala AFF 2026 antara Timnas Indonesia dan Timor Leste diwarnai insiden keras yang melibatkan bek lawan, Jackson Fowler. Pemain bertahan tersebut harus mandi lebih cepat setelah diganjar dua kartu kuning berturut-turut di babak pertama akibat pelanggaran beruntun terhadap Thom Haye.

Fowler awalnya mendapatkan kartu peringatan pertama usai melakukan tekel keras kepada gelandang andalan skuad Garuda tersebut. Tak berselang lama, ia kembali melakukan pelanggaran krusial yang memaksa pengadil lapangan mengeluarkan kartu kuning kedua dan berujung pada pengusiran dirinya dari lapangan.

"Pemain harus bisa mengontrol emosi di laga dengan intensitas tinggi seperti ini," ujar salah satu pengamat sepak bola menanggapi insiden tersebut.

Berdasarkan latar belakangnya, pemain kelahiran Australia pada 5 April 2004 ini memperkuat tim nasional Timor Leste melalui garis keturunan sang ibu. Dengan postur jangkung mencapai 1,85 meter, ia diandalkan sebagai tembok kokoh di lini pertahanan sektor belakang tim.

Sebelum tampil di panggung internasional Asia Tenggara, Fowler menimba pengalaman profesional di kompetisi domestik Australia dengan membela sejumlah klub seperti Sydney Olympic FC dan Valentine FC di ajang National Premier Leagues NSW.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.