Minggu, 13 September 2026

BPOM Ungkap Temuan Bahan Kimia Baru Berbahaya, 3 Produk Jamu Kuat Ditarik

Badan Pengawas Obat dan Makanan menemukan zat kimia obat jenis pyrimidenafil dalam tiga merek produk jamu kuat pria. Senyawa baru ini sengaja dicampurkan untuk mengelabui proses pengawasan laboratorium.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secara resmi mendeteksi keberadaan bahan kimia obat jenis baru bernama pyrimidenafil pada produk jamu penambah stamina pria. Senyawa asing tersebut ditemukan dalam tiga merek dagang berbeda yang beredar di pasaran.

Berdasarkan hasil investigasi laboratorium, produk-produk yang terbukti tercemar zat berbahaya itu meliputi EXIE, YUBOKKI, dan DURAMAX. Seluruh produk tersebut tercatat diproduksi oleh entitas usaha PT Bintang Kupu-Kupu yang beroperasi di wilayah Tangerang.

"Temuan pyrimidenafil menjadi perhatian serius BPOM karena merupakan jenis bahan kimia baru yang pertama kali teridentifikasi dalam pengawasan obat tradisional," ujar Kepala BPOM Taruna Ikrar dalam keterangan resminya.

Pihak otoritas pengawas menduga penambahan zat kimia dengan struktur berbeda dari sildenafil ini merupakan strategi produsen nakal untuk menghindari deteksi uji lab rutin. Senyawa ini memiliki efek farmakologis serupa yang memengaruhi aliran darah.

Sebagai tindak lanjut atas pelanggaran tersebut, lembaga pengawas langsung mencabut izin edar ketiga produk terkait dan memproses puluhan temuan obat tradisional tanpa izin lainnya sesuai hukum.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.