Mengenal Sejarah Myanmar, Dari Kejayaan Kuno Hingga Konflik Internal
Myanmar atau yang dahulu dikenal sebagai Burma merupakan negara berdaulat di kawasan Asia Tenggara bagian barat laut dengan populasi mencapai sekitar 55 juta jiwa. Negara yang beribu kota di Naypyidaw dan memiliki kota terbesar Yangon ini berbatasan langsung dengan India, Bangladesh, Cina, Laos, Thailand, serta perairan Teluk Benggala.
Berdasarkan catatan sejarah, wilayah ini telah lama menjadi pusat peradaban kuno sejak ribuan tahun lalu, termasuk kemunculan negara-kota Pyu dan Kerajaan Mon. Pada abad ke-9, bangsa Bamar memasuki Lembah Irrawaddy dan mendirikan Kerajaan Pagan pada tahun 1050-an, yang kemudian membawa pengaruh dominan budaya Burma serta agama Buddha Theravada di kawasan tersebut.
"Kerajaan Pagan menjadi fondasi penting bagi peradaban dan kebudayaan yang berkembang di wilayah ini sebelum akhirnya runtuh akibat invasi bangsa Mongol," ujar sejarawan pengamat kawasan Asia Tenggara dalam catatan akademisnya.
Perjalanan sejarah Myanmar pascakemerdekaan pada tahun 1948 terus diwarnai oleh ketidakstabilan politik serta konflik internal berkepanjangan. Kudeta militer pada tahun 1962 mengawali masa pemerintahan junta militer, yang sempat mengalami transisi sipil pada 2011 sebelum kembali diambil alih oleh pihak militer lewat peristiwa kudeta tahun 2021 dan memicu krisis kemanusiaan.
Hingga kini, di balik kekayaan sumber daya alam seperti batu giok, permata, dan gas alam, Myanmar masih berjuang mengatasi masalah kesenjangan ekonomi serta krisis pengungsian akibat konflik internal yang melibatkan berbagai kelompok etnis.
Artikel Lainnya
Kuba adalah negara pulau terbesar di kawasan Karibia yang memiliki sejarah panjang penuh gejolak, mulai dari masa penjaj...
London telah berkembang selama hampir dua milenium dari sebuah permukiman Romawi kuno menjadi salah satu kota terbesar d...
Amerika Utara merupakan salah satu benua terbesar di bumi yang memiliki sejarah panjang peradaban kuno serta dinamika pe...
Wilayah Malaysia diproyeksikan mengalami lonjakan suhu ekstrem hingga melewati angka 40 derajat Celsius pada tahun 2027 ...
Korea JoongAng Daily merupakan salah satu harian berbahasa Inggris paling berpengaruh di Korea Selatan yang berdiri seja...