Selasa, 11 Agustus 2026

Korban Kebakaran Aspol Panularan Pilih Sewa Kos, Tak Ada Kejelasan Kompensasi Pemerintah

Para korban kebakaran Asrama Polisi Panularan di Solo terpaksa meninggalkan tempat pengungsian sementara dan memilih menyewa kos atau menumpang di rumah keluarga. Langkah ini diambil menyusul ketiadaan kepastian kompensasi serta batas waktu pengosongan fasilitas penampungan yang telah ditentukan.

Puluhan warga terdampak insiden kebakaran di Asrama Polisi (Aspol) Panularan, Solo, Jawa Tengah, mengambil langkah mandiri untuk mencari tempat tinggal baru. Mereka memilih untuk mengontrak rumah, menyewa kamar kos, hingga menumpang di kediaman sanak saudara akibat belum adanya kejelasan terkait dana kompensasi.

Sebelumnya, para penyintas musibah ini sempat memanfaatkan fasilitas guest house Loji Gandrung sebelum akhirnya diminta segera angkat kaki pada hari Senin (3/8). Setelah tenggat waktu tersebut habis, mereka sempat singgah sementara di balai pertemuan warga yang kini terpantau sudah kembali kosong.

"Warga sudah pada mencar semua, ada yang ikut anak dan ada pula yang memilih kos," ujar Kepala Aspol Panularan, Ngatmin, saat ditemui awak media pada Selasa (4/8).

Menurut Ngatmin, seluruh kebutuhan harian warga kini harus ditanggung secara mandiri setelah sebelumnya mendapat pasokan logistik yang memadai selama berada di Loji Gandrung. Situasi ini membuat beban para korban semakin bertambah berat di tengah kondisi harta benda yang ludes tak tersisa.

Sementara itu, salah satu korban bernama Eko Agung Supriyadi, menyatakan bahwa dirinya bersama warga lain sangat mengharapkan uluran tangan pemerintah berupa dana santunan atau bantuan sewa hunian. Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Jumat (31/7) tersebut telah menghancurkan seluruh aset kepemilikan mereka secara total.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.