Minggu, 13 September 2026

Mengenal Bahasa Anglo-Norman, Sejarah dan Pengaruhnya pada Inggris

Bahasa Anglo-Norman merupakan dialek Old Norman yang digunakan secara luas di Inggris dan Britania Raya setelah peristiwa Penaklukan Norman pada 1066. Meski akhirnya tergeser oleh bahasa Inggris modern, penggunaannya selama berabad-abad meninggalkan pengaruh permanen pada kosakata dan istilah hukum.

Bahasa Anglo-Norman atau yang juga dikenal sebagai Anglo-Norman French merupakan ragam dialek Old Norman yang berkembang di Inggris setelah invasi William the Conqueror pada abad ke-11. Kehadiran para pemukim asal Normandia menjadikan bahasa ini sebagai alat komunikasi utama di kalangan kaum bangsawan, istana kerajaan, serta institusi hukum.

Dalam catatan sejarah linguistik, bahasa ini mengalami pergeseran fungsi dari sekadar bahasa penutur pendatang menjadi bahasa pencatatan resmi, perdagangan, dan sastra pertengahan. "Bahasa ini hidup berdampingan dengan bahasa Latin dan Middle English, menciptakan situasi trilingualisme di tengah masyarakat abad pertengahan," ungkap para sejarawan bahasa.

Pengaruh paling nyata dari penggunaan Anglo-Norman dapat ditemukan pada perbendaharaan kata dalam bahasa Inggris modern serta berbagai frasa hukum resmi yang masih dipakai hingga kini. Sejumlah istilah administratif pemerintahan dan peradilan mewarisi struktur tata bahasa khas Prancis kuno, seperti pembalikan urutan kata benda dan kata sifat.

Meskipun penggunaannya berangsur-angsur melemah menjelang akhir abad ke-15 akibat bangkitnya nasionalisme dan dominasi bahasa Inggris, warisannya tetap terjaga dalam sistem parlementer Britania Raya. Hingga kini, beberapa ungkapan tradisional berbahasa Anglo-French masih diucapkan secara formal dalam proses pengesahan undang-undang di parlemen.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.