IHSG Ditutup Anjlok, Investor Pilih Hati-Hati Akibat Lonjakan Minyak Dunia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (11/9) sore ditutup di zona merah dengan penurunan sebesar 47,96 poin atau 0,73 persen ke level 6.541,38. Aksi jual merata terjadi di seluruh sektor menyusul sentimen negatif dari bursa kawasan Asia yang tertekan isu global.
Tekanan di lantai bursa turut menyeret kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 yang terkoreksi 6,26 poin atau 0,95 persen ke posisi 649,72. Seluruh sebelas indeks sektoral IDX-IC tercatat mengalami pelemahan, dengan sektor barang konsumen non primer mencatatkan penurunan terdalam sebesar 1,38 persen.
"IHSG dan bursa regional Asia melemah dampak dari meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan melonjaknya harga minyak yang membebani sentimen," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus.
Selain faktor eksternal terkait konflik internasional yang mengerek harga minyak mentah di atas 100 dolar AS per barel, pelaku pasar dalam negeri juga mengawasi potensi pembengkakan subsidi energi pada APBN. Di sisi lain, rilis data inflasi produsen Amerika Serikat memperkuat ekspektasi pengetatan kebijakan moneter lanjutan.
Sepanjang perdagangan hari tersebut, frekuensi transaksi saham tercatat mencapai 1,91 juta kali dengan melibatkan 28,59 miliar lembar saham senilai Rp14,66 triliun, di mana 471 saham mengalami penurunan harga.
Artikel Lainnya
Gerakan protes global bernama Tesla Takedown muncul sebagai bentuk perlawanan terhadap CEO Tesla, Elon Musk, menyusul ke...
Saputo Dairy UK, yang sebelumnya dikenal sebagai Dairy Crest Limited, merupakan salah satu perusahaan produk susu terkem...
Fiat Chrysler Automobiles (FCA) adalah perusahaan multinasional otomotif yang terbentuk dari penggabungan Fiat Group dan...
United States Postal Service (USPS) menghadapi berbagai tantangan finansial dan struktural dalam mengelola layanan pos f...
Mata uang rupiah ditutup melemah signifikan pada perdagangan akhir pekan lalu setelah terpengaruh lonjakan data Producer...