Jam Tidur Rusak Akibat Kerja Malam, Ini Cara Kembalikan Ritme Sirkadian
Tuntutan profesi seperti pekerja medis, personel keamanan, hingga praktisi penyiaran kerap memaksa seseorang beraktivitas penuh di malam hari. Dampak utamanya adalah pergeseran jam tidur biologis yang berpotensi memicu gangguan kesehatan kronis yang dikenal sebagai Shift Work Sleep Disorder (SWSD).
Ritme sirkadian sendiri dikendalikan oleh Suprachiasmatic Nucleus (SCN) di otak yang sangat sensitif terhadap cahaya. Saat mata menangkap cahaya terang, produksi hormon melatonin akan terhenti, sedangkan kondisi gelap merangsang pelepasan melatonin secara masif untuk memicu rasa kantuk.
Guna mengembalikan pola tidur normal, pakar kesehatan dari Harvard Medical School dan Mayo Clinic menyarankan teknik pergeseran bertahap serta manipulasi cahaya. "Geser waktu tidur secara bertahap 15 sampai 30 menit setiap hari, dan hindari pancaran sinar biru gawai dua jam sebelum tidur," tegas rekomendasi klinis tersebut.
Selain itu, Direktorat Promosi Kesehatan Kemenkes RI menyarankan pengondisian lingkungan kamar yang gelap, sunyi, dan sejuk. Asupan kafein juga disarankan untuk dihentikan setidaknya 6 hingga 8 jam sebelum target waktu tidur agar tidak memblokir reseptor adenosin di otak.
National Sleep Foundation mencatat bahwa kebiasaan balas dendam tidur belasan jam di akhir pekan justru memperparah kerusakan ritme sirkadian. Menjaga durasi tidur konsisten 7 sampai 8 jam setiap hari menjadi langkah kunci mengunci kembali jam biologis tubuh.
Artikel Lainnya
Poole merupakan sebuah kota pesisir dan pelabuhan penting yang terletak di Dorset, Inggris selatan. Wilayah ini memiliki...
Tiket penjualan awal film debut arahan Reza Oktovian berjudul Harusnya Horror habis diserbu penonton di berbagai kota be...
Raja George VI lahir dengan nama Albert Frederick Arthur George pada 14 Desember 1895. Sebagai putra kedua Raja George V...
Bumi Aki Group resmi memperluas jangkauan bisnis kulinernya dengan membuka gerai terbaru Bumi Aki Heritage di kawasan Ke...
Duo musisi eksperimental asal Prancis, Watchdog, mengungkapkan kekagumannya terhadap kehangatan penonton di Indonesia. T...