Selasa, 4 Agustus 2026

Jam Tidur Rusak Akibat Kerja Malam, Ini Cara Kembalikan Ritme Sirkadian

Aktivitas malam yang padat kerap menyebabkan pergeseran jam tidur biologis atau Shift Work Sleep Disorder (SWSD). Untuk mengembalikan ritme sirkadian ke pola normal tanpa ketergantungan obat, tubuh membutuhkan metode kebersihan tidur (sleep hygiene) berbasis sains secara konsisten.

Tuntutan profesi seperti pekerja medis, personel keamanan, hingga praktisi penyiaran kerap memaksa seseorang beraktivitas penuh di malam hari. Dampak utamanya adalah pergeseran jam tidur biologis yang berpotensi memicu gangguan kesehatan kronis yang dikenal sebagai Shift Work Sleep Disorder (SWSD).

Ritme sirkadian sendiri dikendalikan oleh Suprachiasmatic Nucleus (SCN) di otak yang sangat sensitif terhadap cahaya. Saat mata menangkap cahaya terang, produksi hormon melatonin akan terhenti, sedangkan kondisi gelap merangsang pelepasan melatonin secara masif untuk memicu rasa kantuk.

Guna mengembalikan pola tidur normal, pakar kesehatan dari Harvard Medical School dan Mayo Clinic menyarankan teknik pergeseran bertahap serta manipulasi cahaya. "Geser waktu tidur secara bertahap 15 sampai 30 menit setiap hari, dan hindari pancaran sinar biru gawai dua jam sebelum tidur," tegas rekomendasi klinis tersebut.

Selain itu, Direktorat Promosi Kesehatan Kemenkes RI menyarankan pengondisian lingkungan kamar yang gelap, sunyi, dan sejuk. Asupan kafein juga disarankan untuk dihentikan setidaknya 6 hingga 8 jam sebelum target waktu tidur agar tidak memblokir reseptor adenosin di otak.

National Sleep Foundation mencatat bahwa kebiasaan balas dendam tidur belasan jam di akhir pekan justru memperparah kerusakan ritme sirkadian. Menjaga durasi tidur konsisten 7 sampai 8 jam setiap hari menjadi langkah kunci mengunci kembali jam biologis tubuh.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.