IDAI Usul Kantin Sekolah Masak MBG, Demi Keamanan Pangan Anak
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengajukan usulan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dimasak dan disajikan langsung di kantin sekolah. Langkah tersebut dinilai jauh lebih efektif untuk memperketat pengawasan keamanan pangan daripada sekadar mengandalkan uji cicip oleh guru.
Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso menyatakan bahwa standar higienitas pangan tidak bisa ditawar karena menyangkut kesehatan anak. Pemasakan langsung di lingkungan sekolah juga memungkinkan makanan disajikan dalam kondisi hangat dan segar melalui penerapan sistem prasmanan.
"Standar keamanan pangan itu sangat ketat dan tidak bisa ditawar-tawar lagi," ujar Piprim dalam sesi taklim media yang berlangsung pada Jumat.
Sementara itu, pakar nutrisi anak Damayanti Rusli menjelaskan bahwa insiden keracunan umumnya dipicu oleh faktor cemaran biologis maupun kesalahan prosedur pengolahan. Mulai dari penyimpanan suhu yang keliru hingga pencampuran bahan mentah dan matang.
Berdasarkan catatan Organisasi Kesehatan Dunia pada 2015, satu dari sepuluh orang dilaporkan mengalami keracunan makanan dengan kelompok anak-anak serta lansia menjadi pihak yang paling rentan.
Artikel Lainnya
Pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp11 triliun dari APBN untuk merealisasikan program pembukaan rekening bank secar...
PT TransJakarta melakukan penyesuaian rute untuk koridor 1 Blok M-Kota dan 51ST Shuttle HBKB Ancol pada Minggu pagi akib...
Upaya tim gabungan dalam menjinakkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, menemui ham...
American Broadcasting Company (ABC) memulai perjalanannya sebagai jaringan radio pada tahun 1943 sebelum berkembang menj...
Associated Press (AP) merupakan kantor berita nirlaba asal Amerika Serikat yang beroperasi sebagai asosiasi kooperatif s...