Waduk Gajah Mungkur Surut Ekstrem, Puluhan Makam Kuno Mendadak Muncul ke Permukaan
Permukaan air Waduk Gajah Mungkur di Kecamatan Wuryantoro, Wonogiri, mengalami penyusutan signifikan pada pertengahan September 2026. Kondisi alam tersebut berimbas pada munculnya puluhan makam kuno di dasar waduk yang sebelumnya tertimbun air selama berbulan-bulan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi nisan-nisan tersebut tampak beragam dengan ukuran yang bervariasi antara setengah meter hingga dua meter. Sebagian batu nisan masih menyisakan pahatan atau ukiran kuno, sementara beberapa lainnya sudah mulai terkikis akibat abrasi air waduk yang berlangsung selama puluhan tahun.
"Udah beberapa hari ini kelihatan, karena airnya surut. Tapi ini belum terlihat semua, baru sebagian aja, masih banyak yang di dalam air," ujar Karni, seorang warga setempat.
Camat Wuryantoro Soemardjono Fadjari menjelaskan bahwa fenomena penampakan makam ini merupakan siklus tahunan yang rutin terjadi ketika musim kemarau tiba. Meski demikian, proses penyusutan pada tahun ini terbilang lebih lambat dibanding tahun-tahun sebelumnya akibat volume awal air yang masih cukup tinggi.
Makam-makam kuno yang kini tampak di permukaan tanah merupakan sisa sejarah dari proyek pembangunan waduk raksasa pada masa lampau. Mega proyek tersebut mengharuskan pemerintah menenggelamkan 51 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di wilayah Kabupaten Wonogiri.
Artikel Lainnya
Courier Journal adalah surat kabar harian terkemuka yang terbit di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat. Lahir dari gab...
Cocoa Beach merupakan sebuah kota pesisir di Brevard County, Florida, Amerika Serikat, yang memiliki sejarah panjang dar...
Penn Club of New York merupakan klub privat prestisius di Midtown Manhattan yang didirikan pada tahun 1900 bagi alumni s...
Masyarakat umumnya hanya memanfaatkan daging buah alpukat untuk dikonsumsi. Padahal, bagian bijinya menyimpan segudang k...
Banyak pria memilih jalan pintas menggunakan obat kuat berbahan kimia untuk mengatasi masalah performa di ranjang. Padah...