Majalah Parade Resmi Tutup Edisi Cetak, Beralih Sepenuhnya ke Digital
Majalah mingguan kenamaan asal Amerika Serikat, Parade, secara resmi mengakhiri era media cetak dan beralih sepenuhnya ke platform digital. Edisi cetak terakhir didistribusikan pada November 2022, sementara edisi majalah elektronik menyusul ditutup pada akhir Desember 2023.
Didirikan pertama kali oleh pewaris pusat perbelanjaan Marshall Field III pada tahun 1941, majalah ini sempat menjadi bacaan terpopuler dengan tiras mencapai puluhan juta eksemplar. Dalam perkembangannya, kepemilikan majalah ini berpindah tangan beberapa kali hingga akhirnya diakuisisi oleh The Arena Group pada tahun 2022.
"Keputusan ini diambil untuk memperluas bisnis digital yang memiliki pertumbuhan tinggi seiring dengan perubahan perilaku pembaca," ujar pihak manajemen dalam rilis resminya terkait transisi tersebut.
Pengamat media menilai langkah migrasi total ini tidak terhindarkan di tengah disrupsi teknologi dan penurunan minat pembaca terhadap media cetak konvensional. Transformasi ke ranah daring menjadi kunci kelangsungan hidup bagi publikasi legendaris agar tetap relevan di era modern.
Hingga saat ini, situs web Parade tetap beroperasi secara mandiri dengan menyajikan berbagai konten artikel, kuis interaktif, serta buletin email bagi para pelanggan setianya di seluruh dunia.
Artikel Lainnya
American Broadcasting Company (ABC) memulai perjalanannya sebagai jaringan radio pada tahun 1943 sebelum berkembang menj...
Associated Press (AP) merupakan kantor berita nirlaba asal Amerika Serikat yang beroperasi sebagai asosiasi kooperatif s...
Teknologi Virtual Reality (VR) menghadirkan pengalaman simulasi berbasis komputer yang membawa pengguna masuk ke dalam l...
Mediabase merupakan layanan industri musik terkemuka yang memantau penyiaran radio di ratusan pasar Amerika Serikat dan ...
Tesla, Inc. merupakan perusahaan multinasional asal Amerika Serikat yang berfokus pada kendaraan listrik berbasis batera...