Senin, 14 September 2026

Houthi Tuduh Israel Lancarkan Aksi Keji di Gaza, Sebut Ada Dukungan AS dan BoP

Biro politik Houthi di Yaman menuding Israel terus melakukan pembunuhan di Gaza serta melanggar gencatan senjata. Tindakan tersebut diklaim mendapat sokongan penuh dari Amerika Serikat dan perlindungan politik melalui forum Board of Peace.

Biro politik kelompok Houthi di Yaman secara terbuka melayangkan tudingan tajam terhadap Israel. Mereka menyebut militer Israel terus melancarkan aksi pembunuhan di Gaza serta mencederai perjanjian gencatan senjata berkat dukungan langsung dari Amerika Serikat dan Board of Peace.

Tuntutan keras ini dilayangkan menyusul laporan gugurnya Mohammed Abdulsalam al-Yazouri, seorang komandan Brigade Khan Younis sekaligus anggota militer Brigade Qassam, akibat gempuran udara Israel di wilayah Gaza.

"Pembunuhan keji ini sama sekali tidak akan mampu meruntuhkan semangat perlawanan kelompok bersenjata Palestina," tulis pernyataan resmi Houthi yang dilansir Al Jazeera, Minggu (13/9).

Di sisi lain, kehadiran Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Presiden AS Donald Trump pada Januari 2026 terus menuai perdebatan sengit di kancah internasional. Forum yang melibatkan 22 negara anggota ini disorot karena kewenangan ketuanya yang tidak terbatas serta potensi tumpang tindih fungsi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sementara itu, situasi keamanan di perbatasan Arab Saudi dan Yaman juga kian memanas setelah kawasan Jazan dilaporkan berulang kali menjadi sasaran serangan proyektil serta pesawat nirawak dari wilayah kekuasaan Houthi.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.