Prabowo Resmikan Lima Bendungan Besar, Strategi Cetak Lumbung Pangan Nasional
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meresmikan lima bendungan besar secara simbolis di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat (10/7/2026). Proyek strategis yang memakan waktu satu dekade ini dibangun dengan menggelontorkan anggaran mencapai Rp9,79 triliun demi mendongkrak sektor pertanian.
Kelima infrastruktur air tersebut meliputi Bendungan Meninting di NTB, Bendungan Keureuto serta Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, dan Bendungan Sidan di Bali. Keberadaan fasilitas ini diproyeksikan mampu mengairi layanan irigasi seluas 39.540 hektare serta menyediakan pasokan air baku sebesar 3,6 meter kubik per detik bagi masyarakat sekitar.
"Kami selalu ingatkan seluruh bangsa, berpikirlah untuk bangsa, berpikirlah untuk rakyat, berpikirlah untuk kebaikan semua," ucap Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan proyek vital tersebut.
Selain lima bendungan yang telah beroperasi, Kementerian Pekerjaan Umum saat ini tengah menggenjot pengerjaan 15 proyek bendungan baru di berbagai daerah dengan nilai anggaran mencapai Rp32,8 triliun. Seluruh proyek lanjutan yang tersebar di sepuluh provinsi ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada tahun 2029 mendatang.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, optimalisasi jaringan irigasi dan bendungan terbukti mampu mendongkrak indeks pertanaman nasional dari 150 persen menjadi 262 persen. Peningkatan produktivitas ini diharapkan menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas pasokan pangan jangka panjang di tanah air.
Artikel Lainnya
Presiden Prabowo Subianto resmi mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia ke DPR untuk ...
Pelemahan nilai mata uang nasional berdampak langsung pada kelangsungan usaha perajin tempe di berbagai daerah akibat lo...
PT Bursa Efek Indonesia menorehkan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah dengan mencatatkan penambahan 9,9 juta investo...
Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, mendapatkan kucuran tambahan Dana Transfer ke Daerah senilai Rp277 milia...
Badan Pusat Statistik merilis hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2026 di Jakarta. Berdasarkan sur...