Selasa, 11 Agustus 2026

Profil Associated British Foods, Raksasa Makanan Global Pemilik Primark dan Twinings

Associated British Foods (ABF) merupakan salah satu perusahaan multinasional terkemuka di bidang pengolahan makanan dan ritel yang berpusat di London, Inggris. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1935 ini memiliki berbagai lini bisnis strategis mulai dari bahan pangan, produk grosir, hingga ritel fesyen global melalui merek Primark.

Associated British Foods plc atau ABF adalah perusahaan multinasional asal Inggris yang berkantor pusat di London, Inggris. Didirikan oleh W. Garfield Weston pada tahun 1935, perusahaan ini awalnya beroperasi dengan nama Food Investments Limited sebelum bertransformasi menjadi salah satu pemain bisnis global terbesar.

Dalam struktur operasionalnya, ABF mengelola beberapa divisi penting termasuk divisi bahan pangan yang memproduksi gula dan ragi baker berskala besar. Selain itu, lini bisnis grosirnya menaungi berbagai merek populer dunia seperti Twinings, Mazola, Ovaltine, dan Ryvita, serta divisi ritel pakaian Primark.

"Kami terus berupaya menjaga komitmen pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika pasar global," ujar pihak manajemen perusahaan dalam laporan kinerjanya.

Pengamat ekonomi menilai bahwa diversifikasi portofolio yang kuat menjadi kunci ketahanan ABF di kancah internasional. "Model bisnis terintegrasi yang mereka miliki memberikan keunggulan kompetitif yang signifikan di sektor ritel dan makanan," ungkap seorang pengamat industri ritel.

Mayoritas saham pengendali ABF dipegang oleh Wittington Investments, di mana 79,2 persen modal sahamnya dimiliki oleh Garfield Weston Foundation yang merupakan salah satu badan amal terbesar di Inggris.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.