Minggu, 13 September 2026

Awas Bekas Luka Mengintai Usai Sembuh, Hansaplast Gelar FAC 2026 di Jakarta

Proses pemulihan tidak serta-merta selesai saat luka mengering karena ancaman bekas luka atau scar tetap mengintai. Hal tersebut menjadi sorotan utama dalam ajang First Aid Conference 2026 yang diselenggarakan oleh Hansaplast di kawasan SCBD, Jakarta.

Perawatan medis pada kulit tidak berhenti pada fase penutupan luka luar saja, melainkan berlanjut pada pencegahan jaringan parut. Isu penting ini diangkat dalam ajang First Aid Conference (FAC) 2026 yang berlangsung di Bengkel Space, Fairgrounds SCBD, Jakarta, pada Sabtu (12/9).

Konferensi kesehatan yang diinisiasi oleh Hansaplast tersebut mengusung tema "Complete Wound Care: Comprehensive Management of Acute Wounds and Scar Therapy". Acara ini mempertemukan para ahli untuk membedah tuntas tata cara penanganan luka akut serta metode terapi pencegahan scar yang efektif.

Dalam sesi diskusi interaktif, empat narasumber membedah berbagai aspek pemulihan mulai dari pemilihan produk higienis, tata cara konseling farmasi, hingga perlindungan lanjutan pasca-penutupan jaringan kulit. "Luka bisa disembuhkan, pulih seperti sedia kala dengan pemilihan produk yang tepat dan konseling apoteker yang tepat," ujar praktisi kesehatan Dr. apt. Lusy Noviani di lokasi acara.

Para pakar kesehatan kulit sepakat bahwa edukasi publik mengenai manajemen luka masih perlu ditingkatkan agar masyarakat tidak sembarangan memperlakukan cedera ringan. Kesalahan penanganan awal sering kali menjadi pemicu utama timbulnya bekas luka permanen yang mengganggu estetika.

Rangkaian acara FAC 2026 di SCBD Jakarta ini dihadiri oleh puluhan tenaga medis, apoteker, serta pegiat kesehatan yang antusias mengikuti seluruh sesi diskusi hingga sore hari.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.