Sabtu, 5 September 2026

Aliansi Laki-Laki Baru Bangun Ruang Edukasi Kesetaraan, Ubah Pola Pikir Lewat Kelas Khusus

Aliansi Laki-Laki Baru (ALB) menginisiasi gerakan edukasi khusus bagi kaum pria guna meruntuhkan norma gender tradisional yang kerap memicu kekerasan terhadap perempuan. Melalui pelatihan komunitas di berbagai daerah, ALB berfokus mendorong keterlibatan laki-laki dalam kesetaraan dan pengasuhan.

Upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan selama ini dinilai kerap salah sasaran karena selalu membebani korban untuk menjaga diri. Melihat celah tersebut, Aliansi Laki-Laki Baru (ALB) bergerak mengubah fokus edukasi dengan menyasar kaum pria sebagai bagian utama dari penyelesaian masalah.

Koordinator Nasional ALB, Wawan Suwandi, menjelaskan bahwa tanpa adanya intervensi pola pikir bagi laki-laki, siklus kekerasan akan terus berulang akibat jeratan norma gender tradisional. Gerakan ini dibentuk untuk menawarkan cara pandang baru yang menjunjung tinggi keadilan relasi.

"Kalau hanya perempuannya yang diedukasi sementara laki-laki tidak, maka laki-laki akan terus terjebak dengan yang namanya norma gender tradisional," ujar Wawan.

Dalam perjalanannya, kehadiran ALB sempat memicu perdebatan dan keraguan dari berbagai pihak, termasuk kelompok perempuan yang khawatir gerakan ini justru memperkuat dominasi pria. Untuk mengatasi hal tersebut, ALB menyalurkan dukungan dana melalui organisasi perempuan mitra dan menempuh proses panjang dalam membangun kepercayaan publik.

Hingga kini, ALB telah memperluas program pelatihan komunitas ke sejumlah wilayah seperti Nusa Tenggara Timur, Jakarta, hingga Lampung dengan metode diskusi yang dimulai dari isu terdekat seperti pengasuhan keluarga. Kantor pusat operasional ALB berada di kawasan Jakarta Selatan.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.