Minggu, 13 September 2026

Mengenal Stabiae, Kota Kuno Romawi yang Terkubur Letusan Vesuvius Selain Pompeii

Stabiae merupakan kota kuno di Italia yang letaknya tidak jauh dari Pompeii dan turut terkubur akibat letusan dahsyat Gunung Vesuvius pada tahun 79 M. Wilayah ini terkenal akan deretan vila pantai mewah milik para bangsawan Romawi serta situs arkeologi yang kaya akan sejarah.

Kota kuno Stabiae terletak di dekat kota modern Castellammare di Stabia, sekitar 4,5 kilometer barat daya Pompeii. Wilayah ini mengalami nasib serupa dengan Pompeii karena tertimbun lapisan abu vulkanik setebal hingga lima meter akibat letusan Gunung Vesuvius pada 79 M.

Pemukiman di kawasan ini sudah berkembang sejak abad ke-7 SM dan menjadi jalur penting perdagangan maritim. Berdasarkan temuan nekropolis luas dengan ratusan makam berisi artefak impor, wilayah tersebut menunjukkan relasi perdagangan yang kuat dengan berbagai bangsa kuno.

"Kawasan ini dulunya menjadi pusat aktivitas dagang yang sangat strategis sebelum akhirnya dikuasai oleh bangsa Romawi," ungkap salah satu sejarawan lokal dalam catatan penelitian arkeologi.

Berdasarkan analisis para ahli sejarah, letusan Vesuvius tidak sepenuhnya menghentikan kehidupan di sana karena wilayah tersebut sempat dibangun kembali pada masa berikutnya. Kendati demikian, statusnya perlahan mengalami pergeseran setelah Krisis Abad Ketiga.

Kini, sisa-sisa reruntuhan arsitektur megah dan ribuan artefak dari kota kuno tersebut disimpan di Museum Arkeologi Nasional Napoli untuk dilestarikan. Sebagian besar objek wisata sejarah di kawasan ini kembali dibuka untuk umum sejak tahun 1995.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.