Khawatir Dilacak Intelijen Asing, Iran Ogah Rilis Rekaman Suara Mojtaba Khamenei
Harian Iran Al-Mashhari melaporkan bahwa otoritas setempat sangat berhati-hati dan menghindari perilisan berkas audio yang memuat suara Mojtaba Khamenei. Keputusan tersebut diambil guna mencegah agen intelijen asing mendeteksi posisi sang pemimpin melalui karakteristik teknis rekaman.
Berdasarkan analisis media tersebut, sedikitnya terdapat lima elemen dalam file suara yang berisiko membocorkan lokasi, mulai dari pantulan akustik ruangan, gangguan jaringan listrik, sidik jari mikrofon, hingga derau latar belakang dari sistem ventilasi.
"Setiap perangkat perekam memiliki distorsi harmonik dan karakteristik unik yang bisa dibaca oleh sistem pemindai modern," tulis laporan media lokal tersebut menguraikan kerentanan audio.
Di sisi lain, badan intelijen Amerika Serikat dan Israel disebut kesulitan melacak pergerakan Mojtaba karena ia tidak menggunakan perangkat komunikasi digital selama berbulan-bulan. Ia dikabarkan hanya mengandalkan pesan tertulis yang disampaikan lewat kurir tepercaya dari Korps Garda Revolusi Iran.
Berdasarkan catatan dinas intelijen, Presiden Iran Masoud Pezeshkian tercatat pernah melakukan pertemuan langsung secara tertutup dengan sang pemimpin tertinggi di lokasi yang dirahasiakan.
Artikel Lainnya
COVID-19 adalah penyakit pernapasan akut yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 dan memicu darurat kesehatan global sejak...
Sebuah insiden ledakan bom mengguncang restoran Balzi Rossi di kawasan Kudrinskaya Square, Moskow, Rusia, pada Sabtu (1/...
Holywings Peduli mengadakan kegiatan sosial berupa pemeriksaan ketajaman penglihatan dan pembagian kacamata gratis bagi ...
Young Americans for Liberty (YAL) merupakan organisasi aktivis mahasiswa berhaluan libertarin-konservatif yang bermarkas...
Richard Malcolm Weaver Jr merupakan seorang sarjana, sejarawan intelektual, dan filsuf politik asal Amerika Serikat yang...