Penjualan Mobil Listrik Indonesia Tembus 70 Ribu Unit, Semester I 2026 Melejit
Industri otomotif nasional kembali mencatatkan tren positif seiring tingginya adopsi kendaraan ramah lingkungan oleh masyarakat. Berdasarkan data terbaru hingga pertengahan tahun 2026, volume penjualan mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) di Indonesia berhasil meroket hingga menyentuh angka 70 ribu unit.
Tidak hanya kendaraan berbasis baterai penuh, segmen kendaraan hybrid (HEV) turut menunjukkan performa yang solid di pasaran. Tercatat sebanyak 40.400 unit kendaraan hybrid berhasil terserap oleh konsumen domestik sepanjang periode semester pertama tahun ini.
"Peningkatan permintaan ini mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap transisi energi bersih di sektor transportasi," ujar pengamat industri otomotif dalam keterangannya.
Sejalan dengan pertumbuhan pasar yang masif, penguatan ekosistem hulu juga terus digenjot melalui investasi pabrik baru. Produsen otomotif global asal Tiongkok, BYD, secara resmi telah meresmikan fasilitas pabrik perakitan terbarunya yang berlokasi di kawasan Subang, Jawa Barat.
Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian saat ini sedang menggodok aturan insentif baru berbasis Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Kebijakan tersebut dirumuskan guna memacu daya saing industri manufaktur kendaraan listrik lokal di kancah global.
Artikel Lainnya
Pertamina memperketat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi dan menjatuhkan sanksi administratif kepada 16...
Bursa Efek Indonesia segera memberlakukan kebijakan baru terkait batas minimum harga saham yang diturunkan hingga level ...
PT Adhi Karya dan PT PP dijadwalkan bergabung melalui skema merger pada Desember 2026 sebagai bagian dari restrukturisas...
Layanan aset kripto institusional kini menjadi instrumen penting bagi korporasi yang ingin mengelola kekayaan digital se...
Presiden Prabowo Subianto mendesak Badan Pengelola Investasi Danantara dan Russian Direct Investment Fund (RDIF) untuk m...