Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas, Warga Cemas Ancaman ISPA
Material abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau meluas ke berbagai wilayah di Jawa Barat dan Sumatra Selatan. Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, status gunung tersebut bertahan pada Level III atau Siaga dengan radius aman tiga kilometer.
Aktivitas erupsi sebelumnya sempat berlangsung selama kurang lebih 25 jam sebelum akhirnya mereda. Meskipun demikian, pihak berwenang memperingatkan bahwa potensi erupsi susulan masih cukup tinggi mengingat karakteristik aktivitas vulkanik yang fluktuatif.
"Takutnya itu nyerang pernapasan, kalau emang terhirup terlalu banyak bisa ISPA," ujar Elizabeth Amelia, seorang warga Bandar Lampung yang cemas dengan kondisi keselamatan keluarganya.
Dampak sebaran abu vulkanik ini sebelumnya juga sempat melumpuhkan aktivitas penerbangan komersial domestik maupun internasional. InJourney Airports mencatat lebih dari 3.000 penerbangan mengalami penundaan dan pembatalan sebelum operasional bandara berangsur normal.
Hingga saat ini, otoritas terkait terus memantau pergerakan arah angin serta sebaran abu untuk mengantisipasi risiko lanjutan bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Artikel Lainnya
Pemerintah Kabupaten Klungkung mempercepat strategi pengentasan kemiskinan melalui kunjungan kerja ke Kementerian Sosial...
PT TransJakarta melakukan penyesuaian rute untuk koridor 1 Blok M-Kota dan 51ST Shuttle HBKB Ancol pada Minggu pagi akib...
Partai Indonesia Terang resmi memulai langkah awal memanaskan mesin politik guna menghadapi kontestasi Pemilu 2029 menda...
Aktor senior Dude Harlino hadir bersama istrinya, Alyssa Soebandono, di Pengadilan Negeri Depok untuk memberikan kesaksi...
Seorang pengemudi kendaraan dinas pejabat di lingkungan Pemkot Balikpapan berinisial WS diringkus aparat kepolisian kare...