Sabtu, 12 September 2026

Dinkes Ungkap Menu Ayam Bumbu Kuning Jadi Penyebab Keracunan Massal di Tator

Dinas Kesehatan Tana Toraja mengumumkan hasil uji laboratorium terkait kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa dan guru. Menu ayam bumbu kuning dari program Makan Bergizi Gratis terbukti positif terkontaminasi bakteri Escherichia Coli.

Dinas Kesehatan Tana Toraja, Sulawesi Selatan, mengumumkan hasil pemeriksaan laboratorium terkait insiden keracunan massal yang melibatkan ratusan pelajar dan pengajar. Menu hidangan ayam bumbu kuning dari program Makan Bergizi Gratis dipastikan menjadi pemicu utama gangguan pencernaan tersebut.

Berdasarkan laporan resmi dari Balai Besar POM di Makassar, ditemukan adanya cemaran mikrobiologi pada sampel makanan yang dikonsumsi para korban. Bakteri tersebut memicu timbulnya gejala akut seperti mual, muntah, serta diare parah.

"Adanya cemaran mikrobiologi berupa bakteri Escherichia Coli pada sampel yang diuji pada menu ayam masak bumbu kuning ini," ujar Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja Yosefina Rombetasik, Kamis (11/9/2026).

Sementara itu, pengujian terhadap komponen menu lain seperti nasi putih, sayur, tempe, hingga ikan nila dinyatakan aman dari kandungan zat berbahaya maupun bakteri patogen. Pihak berwenang memastikan bahwa kontaminasi hanya terdeteksi secara spesifik pada pengolahan hidangan daging ayam.

Berdasarkan data Satgas setempat per Rabu (9/9), total korban tercatat mencapai 196 orang dari lingkungan SMPN 1 Makale dan SMPN 2 Makale. Sebanyak 193 korban telah diizinkan pulang, sementara 3 pasien tersisa masih menjalani rawat inap intensif.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.