Minggu, 13 September 2026

Sopir Pejabat Pemkot Balikpapan Terlibat Jaringan Narkoba Internasional, Pengawasan Diperketat

Seorang pengemudi kendaraan dinas pejabat di lingkungan Pemkot Balikpapan berinisial WS diringkus aparat kepolisian karena terseret sindikat narkoba lintas negara. Menanggapi kasus tersebut, pemerintah setempat langsung memperketat aturan seleksi dan asesmen bagi tenaga alih daya.

Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim meringkus seorang oknum sopir pejabat berinisial WS yang bertugas di lingkungan Pemkot Balikpapan, Kalimantan Timur. Penangkapan yang turut menyeret seorang rekan berinisial IN tersebut dilakukan pada Rabu (2/9/2026) petang karena keterlibatan dalam jaringan narkotika internasional.

Kasus hukum ini mendorong Pemkot Balikpapan untuk memperketat prosedur seleksi serta pengawasan terhadap seluruh pengemudi kendaraan operasional pejabat. Pemerintah daerah menegaskan perlunya penyaringan yang lebih mendalam meskipun status tenaga tersebut berasal dari pihak ketiga atau vendor penyedia jasa.

"Selain asesmen sederhana untuk mengetahui identitas dan asal-usul, pengguna jasa juga berhak mengetahui karakter hingga motivasi kerja dari calon pengemudi," ujar Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo.

Pihak instansi tempat pelaku bekerja, yakni Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Kota Balikpapan, memastikan bahwa tindakan kriminal yang dilakukan merupakan urusan pribadi. Peristiwa penangkapan tersebut dipastikan berlangsung di luar jam kerja resmi tanpa ada kaitannya dengan tugas kedinasan.

Operasi penangkapan terhadap WS dilakukan oleh aparat kepolisian pada pukul 18.00 WITA sebelum akhirnya kasus ini ditangani lebih lanjut oleh Polda Kaltim.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.