Pemprov Bali Tambah Modal BPD Bali, Dorong Transformasi dan Penguatan Ekonomi Daerah
Pemerintah Provinsi Bali secara resmi melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengenai penambahan penyertaan modal kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Agenda krusial tersebut dilangsungkan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali untuk memperkokoh sektor keuangan daerah.
Langkah penambahan modal ini difokuskan sebagai instrumen strategis guna mengoptimalkan peran bank pembangunan daerah dalam menopang perekonomian lokal. Selain suntikan dana segar, pemerintah juga mendorong pembenahan infrastruktur melalui pembangunan kantor terintegrasi.
"Kebijakan penambahan modal ini adalah langkah strategis untuk memperkuat permodalan BPD Bali sebagai pilar penting perekonomian daerah," ujar Gubernur Bali Wayan Koster dalam keterangannya.
Analis ekonomi menilai kebijakan ekspansi modal ini memiliki landasan hukum yang kuat serta prospek bisnis yang menjanjikan. Dengan total akumulasi modal yang kian meningkat, perbankan daerah diharapkan mampu memperluas ekspansi kredit dan layanan jasa keuangan secara kompetitif.
Hingga saat ini, total penyertaan modal Pemprov Bali di BPD Bali diproyeksikan mencapai kisaran Rp1,28 triliun dengan target dividen minimal 25 persen setiap tahunnya untuk memperkuat kas daerah.
Artikel Lainnya
Tanaman rye atau Secale cereale merupakan jenis rumput tinggi penghasil biji-bijian yang sangat populer di kawasan Eropa...
Associated British Foods (ABF) merupakan salah satu perusahaan multinasional terkemuka di bidang pengolahan makanan dan ...
Royal Warrant of Appointment merupakan tradisi surat izin kerajaan Inggris yang diberikan kepada para pedagang dan penye...
Komisaris PT Pertamina Patra Niaga Tina Talisa mendatangi langsung booth pameran UMKM binaan dalam ajang Indonesia Fashi...
Riset dan pengembangan atau R&D memegang peranan krusial bagi kelangsungan hidup perusahaan dalam menghadapi persaingan ...