Stok Beras Bulog Bali Aman, Cadangan 12 Ribu Ton Cukup Sepuluh Bulan
Perum Bulog Kantor Wilayah Bali memastikan ketersediaan pasokan beras di gudang berada pada level yang sangat aman bagi masyarakat. Tercatat hingga akhir Juli 2026, volume stok operasional yang dikuasai mencapai 12.325 ton.
Jumlah tersebut diproyeksikan sanggup memenuhi kebutuhan konsumsi pangan warga Pulau Dewata hingga sepuluh bulan ke depan. Pasokan ini juga dialokasikan untuk program bantuan pangan periode Juli hingga September serta kegiatan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
"Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan, mendukung kesejahteraan petani, serta memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat," ujar Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Bali Simon Melkisedek Lakapu.
Di sisi lain, realisasi pengadaan setara beras telah menembus angka 6.312,1 ton atau melampaui target awal sebesar 3.786 ton. Capaian positif ini merefleksikan keberhasilan penyerapan hasil panen dari para petani lokal di wilayah Bali.
Sementara itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadapi tantangan penyusutan lahan pertanian produktif dengan memberikan sejumlah insentif. Kebijakan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta program beasiswa bagi anak petani telah diterapkan di beberapa kabupaten seperti Tabanan dan Badung.
Artikel Lainnya
Tanaman rye atau Secale cereale merupakan jenis rumput tinggi penghasil biji-bijian yang sangat populer di kawasan Eropa...
Associated British Foods (ABF) merupakan salah satu perusahaan multinasional terkemuka di bidang pengolahan makanan dan ...
Royal Warrant of Appointment merupakan tradisi surat izin kerajaan Inggris yang diberikan kepada para pedagang dan penye...
Komisaris PT Pertamina Patra Niaga Tina Talisa mendatangi langsung booth pameran UMKM binaan dalam ajang Indonesia Fashi...
Riset dan pengembangan atau R&D memegang peranan krusial bagi kelangsungan hidup perusahaan dalam menghadapi persaingan ...