Selasa, 11 Agustus 2026

Bedah Buku Kutukan Alam, Saut Situmorang Bongkar Sisi Gelap Pemberantasan Korupsi

Mantan pimpinan KPK Saut Situmorang hadir sebagai pembicara utama dalam bedah buku Kutukan Alam terbitan Kompas Gramedia di Jakarta. Diskusi ini menyoroti berbagai ironi dan paradoks dalam upaya penegakan hukum serta pemberantasan korupsi di tanah air.

Mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang hadir menguliti berbagai persoalan pelik dalam dunia pemberantasan rasuah di tanah air. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara utama dalam acara bedah buku bertajuk Kutukan Alam di gedung Majalah TEMPO, Palmerah, Jakarta Selatan.

Buku terbitan Kompas Gramedia hasil susunan Koalisi Masyarakat Anti Korupsi atau Kosmak itu dinilai memuat banyak paradoks hukum yang relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Saut menyebut substansi karya tersebut dapat dianalogikan ke dalam berbagai istilah kontradiktif.

"Bisa diubah menjadi Memberantas Kejahatan Sambil Jadi Penjahat. Atau Menegakkan Hukum Sembari Melanggar Hukum," ujar Saut Situmorang di hadapan para peserta diskusi.

Acara bedah buku tersebut dipandu oleh Ketua Indonesia Police Watch Sugeng Teguh Santoso yang bertindak sebagai moderator. Dalam sesi diskusi, Sugeng sempat menyinggung rekam jejak Saut sebagai salah satu figur pimpinan lembaga antirasuah sebelum era perubahan regulasi.

Sugeng Teguh Santoso juga memanfaatkan momentum tersebut untuk membeberkan sejumlah temuan serta laporan terkait dugaan penyelewengan aset bernilai triliunan rupiah. Kasus pengusutan aset tersebut kini tengah berada dalam sorotan publik dan perlindungan ketat aparat.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.