Kunjungan Jokowi ke NTT Disorot, Andreas PDIP Singgung Post Power Syndrome
Politikus PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira melontarkan kritik keras terhadap safaripolitik yang dilakukan oleh Presiden ketujuh RI Joko Widodo saat menyambangi wilayah Nusa Tenggara Timur baru-baru ini.
Menurut anggota DPR RI tersebut, agenda kunjungan itu dinilai kabur dan tidak menyasar kepentingan masyarakat luas. Ia menyebut kehadiran sang mantan kepala negara justru berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah warga.
"Bagi rakyat NTT tidak jelas misinya, malah justru memecah belah rakyat di akar rumput soal Jokowi yang masih suka main raja-rajaan," ujar Andreas saat memberikan keterangan kepada awak media pada Senin.
Lebih lanjut, legislator senior tersebut berpandangan bahwa tindakan berkeliling ke berbagai daerah menunjukkan indikasi psikologis tertentu. Ia menduga figur yang bersangkutan belum sepenuhnya siap kehilangan pengaruh kekuasaannya.
Kegiatan yang kerap memicu kerumunan massa itu dinilai kehilangan substansi produktif bagi publik dan hanya menyisakan kesan pencitraan semu di tengah masyarakat.
Artikel Lainnya
Seorang pria paruh baya berinisial AL (54) ditemukan tewas bersimbah darah di depan rumahnya di Jalan Kopisan, Singkawan...
Publik terus menagih kejelasan terkait kepemilikan uang tunai senilai Rp 476 miliar dan emas batangan seberat 74 kilogra...
Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkot Tangerang Selatan memberikan dukungan penuh terhadap langkah inspektorat dalam m...
Pemasangan pagar besi tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan ternama di Jakarta dan Surabaya mendadak viral dan dikaitkan...
Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau mendatangi perkampungan Suku Talang Mam...