Selasa, 11 Agustus 2026

Panglima TNI Wanti-Wanti Warga, Jangan Termakan Provokasi Medsos Jelang HUT RI

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terbukti kebenarannya di media sosial. Peringatan ini disampaikan guna menjaga situasi tetap kondusif menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meminta publik untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap arus informasi. Ia secara khusus menyoroti maraknya penyebaran konten provokatif di berbagai platform media sosial yang berpotensi memecah belah persatuan.

Pernyataan tersebut disampaikan Agus usai menghadiri rapat bersama pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Senin (10/8/2026). Ia menekankan bahwa penyebaran hoaks, termasuk rekaman video demonstrasi yang tidak valid, belakangan ini menjadi perhatian serius lembaganya.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah terprovokasi oleh beredarnya berita-berita di media sosial yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar Agus kepada awak media.

Menanggapi situasi tersebut, pihak militer memastikan telah menginstruksikan jajarannya untuk menggencarkan patroli rutin di berbagai titik rawan. Langkah preventif ini diambil guna memberikan jaminan perlindungan serta rasa aman bagi seluruh warga dalam menjalankan aktivitas harian.

Berdasarkan data operasional keamanan nasional, intensitas patroli gabungan di sejumlah wilayah strategis ditingkatkan sebesar 30 persen selama bulan Agustus untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.