Panglima TNI Wanti-Wanti Warga, Jangan Termakan Provokasi Medsos Jelang HUT RI
Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meminta publik untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap arus informasi. Ia secara khusus menyoroti maraknya penyebaran konten provokatif di berbagai platform media sosial yang berpotensi memecah belah persatuan.
Pernyataan tersebut disampaikan Agus usai menghadiri rapat bersama pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Senin (10/8/2026). Ia menekankan bahwa penyebaran hoaks, termasuk rekaman video demonstrasi yang tidak valid, belakangan ini menjadi perhatian serius lembaganya.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah terprovokasi oleh beredarnya berita-berita di media sosial yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar Agus kepada awak media.
Menanggapi situasi tersebut, pihak militer memastikan telah menginstruksikan jajarannya untuk menggencarkan patroli rutin di berbagai titik rawan. Langkah preventif ini diambil guna memberikan jaminan perlindungan serta rasa aman bagi seluruh warga dalam menjalankan aktivitas harian.
Berdasarkan data operasional keamanan nasional, intensitas patroli gabungan di sejumlah wilayah strategis ditingkatkan sebesar 30 persen selama bulan Agustus untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum.
Artikel Lainnya
Warga di Desa Renah Kasah, Kabupaten Kerinci, Jambi, menghadapi tantangan besar dalam mengakses layanan kesehatan. Satu-...
Mantan pimpinan KPK Saut Situmorang hadir sebagai pembicara utama dalam bedah buku Kutukan Alam terbitan Kompas Gramedia...
Penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terus berla...
Tim penyidik Kejaksaan Agung memanggil 13 orang saksi terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang yang menyeret ma...
Pemerintah pusat menyalurkan tambahan dana sebesar Rp653,08 miliar ke sejumlah pemerintah daerah di Maluku untuk mengata...