Polemik Anggaran Sekolah Rusak dan MBG, Sudaryono Sebut Tak Fair
Jagat maya di Indonesia sempat dihebohkan oleh kontras visual antara fasilitas dapur Makan Bergizi Gratis yang tampak modern dengan bangunan sekolah yang mengalami kerusakan parah. Kondisi tersebut memicu spekulasi publik bahwa anggaran negara lebih diutamakan untuk program gizi ketimbang renovasi ruang kelas yang terbengkalai.
Menanggapi polemik yang berkembang, Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menyatakan bahwa perbandingan tersebut tidak tepat karena kedua program berjalan melalui jalur administratif dan waktu yang berbeda. Menurutnya, kerusakan fasilitas sekolah sudah terjadi jauh sebelum program gizi nasional digulirkan oleh pemerintah.
"Kalau kemudian dibanding-bandingkan, menurut saya itu tidak fair," ujar Sudaryono saat merespons isu viral terkait kondisi salah satu fasilitas pendidikan di daerah.
Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansah, menilai argumen pemisahan skema pendanaan tersebut sejalan dengan arah penataan anggaran yang ideal. "Anggaran MBG itu tidak boleh dicantolkan dengan anggaran-anggaran lainnya," ungkap Trubus memberikan pandangannya.
Di sisi lain, Mahkamah Konstitusi melalui Putusan Nomor 40/PUU-XXIV/2026 menegaskan bahwa alokasi minimal 20 persen anggaran pendidikan harus murni diperuntukkan bagi komponen utama sekolah dan peserta didik tanpa mencampurinya dengan program gizi.
Artikel Lainnya
Politikus PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengkritik kunjungan mantan Presiden Joko Widodo ke Nusa Tenggara Timur. S...
Seorang pria paruh baya berinisial AL (54) ditemukan tewas bersimbah darah di depan rumahnya di Jalan Kopisan, Singkawan...
Publik terus menagih kejelasan terkait kepemilikan uang tunai senilai Rp 476 miliar dan emas batangan seberat 74 kilogra...
Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkot Tangerang Selatan memberikan dukungan penuh terhadap langkah inspektorat dalam m...
Pemasangan pagar besi tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan ternama di Jakarta dan Surabaya mendadak viral dan dikaitkan...