Sabtu, 5 September 2026

Karhutla Terus Berulang, Target FOLU Net Sink 2030 Terancam Gagal

Kebakaran hutan dan lahan yang terus berulang di kawasan ekosistem gambut memicu kekhawatiran serius terhadap pencapaian target FOLU Net Sink 2030 Indonesia. WALHI mencatat ribuan titik panas mendominasi area konsesi perkebunan, yang menunjukkan adanya kelemahan tata kelola perizinan serta pengawasan lingkungan.

Target sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya sebagai penyerap karbon bersih pada tahun 2030 menghadapi ujian berat di tengah maraknya bencana kebakaran. Pemantauan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia mencatat sebanyak 1.882 titik panas tersebar di ekosistem gambut wilayah Kalimantan dan Sumatra.

Juru Kampanye Hutan WALHI, Umi Ma'rufah, menyatakan bahwa kemunculan ribuan titik panas di area perkebunan sawit mencerminkan kegagalan tata kelola serta pengawasan perizinan. Kondisi ini membuat kawasan yang seharusnya berfungsi menyimpan karbon justru berbalik menjadi sumber emisi gas rumah kaca.

"Analisis ini menunjukkan peristiwa karhutla merupakan konsekuensi dari kegagalan tata kelola perizinan, karena penerbitan izin di atas ekosistem gambut, pengawasan yang buruk, hingga kegagalan penegakan hukum," ujar Umi dalam keterangannya.

Kepala Departemen Komunikasi Strategis WALHI, Dana Prima Tarigan, menambahkan bahwa maraknya titik panas di area Hak Guna Usaha memperlihatkan abainya negara dalam melindungi ruang hidup rakyat. Pihaknya mendesak Kementerian Kehutanan dan Kementerian Pertanian untuk segera mengaudit korporasi nakal serta mencabut izin yang melanggar aturan.

Berdasarkan data pemantauan nasional, ribuan titik panas di Pulau Kalimantan dan Sumatra sepanjang periode pengamatan telah memicu lonjakan Indeks Standar Pencemaran Udara yang membahayakan kesehatan masyarakat luas.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.