Sabtu, 5 September 2026

Prabowo Dorong Danantara dan RDIF Rusia, Gaspol Kerja Sama Proyek Strategis

Presiden Prabowo Subianto mendesak Badan Pengelola Investasi Danantara dan Russian Direct Investment Fund (RDIF) untuk mempercepat realisasi pembiayaan proyek strategis bersama. Seruan tersebut disampaikan dalam pidato pembukaan Eastern Economic Forum ke-11 di Vladivostok, Rusia.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi mendorong Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama Russian Direct Investment Fund (RDIF) untuk memperketat sinergi bilateral. Langkah ini ditujukan agar kerja sama ekonomi kedua negara tidak sekadar berhenti pada dokumen perjanjian di atas kertas saja.

Desakan tersebut diungkapkan oleh Kepala Negara ketika memberikan pidato pembukaan ajang Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang berlangsung di kota Vladivostok, Rusia, pada hari Kamis, 3 September 2026. Ia menekankan pentingnya keterlibatan lembaga pengelola dana kekayaan negara dalam membiayai proyek bersama.

"Biarlah dana kekayaan kedaulatan kita, Danantara dan RDIF, membiayai proyek-proyek strategis bersama. Mari kita pastikan setiap kesepakatan membuahkan hasil nyata bagi rakyat," ujar Prabowo dalam tayangan Breaking News.

Dalam pemaparannya, mantan Menteri Pertahanan tersebut juga menyoroti sejumlah agenda krusial mulai dari koridor transportasi, penerapan Free Trade Agreement, hingga sistem pembayaran lintas negara. Seluruh inisiatif itu dirancang untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat secara luas.

Hingga saat ini, delegasi kedua negara terus mematangkan teknis implementasi kesepakatan investasi tersebut di bawah pengawasan langsung kementerian teknis masing-masing.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.