Sabtu, 5 September 2026

Prabowo Putuskan Harga BBM Subsidi Tidak Naik, Minyak Mentah Dunia Turun

Presiden Prabowo Subianto secara resmi memerintahkan agar harga bahan bakar minyak bersubsidi tidak mengalami kenaikan meski pasar energi global bergejolak. Kebijakan ini diambil demi melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terus berlangsung.

Pemerintah mengambil sikap tegas dalam menjaga stabilitas ekonomi domestik dengan memastikan harga bahan bakar minyak bersubsidi tidak akan mengalami penyesuaian naik. Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam agenda rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk melindungi masyarakat luas di tengah pergerakan harga minyak mentah dunia yang fluktuatif. Pemerintah terus memantau ketat perkembangan komoditas energi global agar tidak berdampak langsung pada beban finansial rakyat.

"Arahan Bapak Presiden memerintahkan agar menjaga harga BBM subsidi untuk tidak boleh dinaikkan di tengah dinamika harga minyak dunia yang terjadi," ujar Bahlil kepada awak media usai menghadiri pertemuan penting tersebut di Jakarta.

Di sisi lain, pemerintah membuka ruang penyesuaian harga secara berkala untuk kategori produk non-subsidi mengikuti tren pasar global. PT Pertamina sendiri sebelumnya telah menurunkan harga jual sejumlah produk non-subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Turbo per 1 Agustus lalu.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price berada pada kisaran US$83,45 per barel, seiring meredanya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang turut menekan harga acuan internasional.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.