Warga Depok Sulap Sampah Dapur Jadi Cuan, Rumah Maggot Resmi Beroperasi
Warga Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, menyulap limbah organik sisa dapur menjadi pakan bernilai ekonomis tinggi sekaligus menyelesaikan persoalan lingkungan di permukiman mereka pada Selasa, 21 Juli 2026.
Langkah produktif tersebut ditandai dengan peresmian fasilitas Rumah Maggot Garudafood di wilayah setempat. Kehadiran fasilitas ini melengkapi program serupa yang telah lebih dulu berdiri di Kelurahan Jatijajar dan Sukmajaya sebagai bagian dari ekspansi Kampung Wirausaha Maggot.
"Rumah maggot ini menjadi pusat pembudidayaan larva Black Soldier Fly atau BSF," ujar Ketua Kelompok Budi daya Maggot Depok Jaya, Hadijah, saat peresmian fasilitas tersebut.
Larva lalat hitam ini dikenal sangat efektif mengurai sisa makanan rumah tangga dalam waktu singkat. Hasil akhir dari proses penguraian tersebut tidak hanya menghasilkan biomassa maggot yang bernilai jual sebagai pakan ternak, tetapi juga berpotensi diolah menjadi pupuk organik.
Pada panen perdana kelompok ini, sebanyak 20 kilogram maggot berhasil dikumpulkan dan dipasarkan. Fasilitas pembudidayaan ini didukung penuh oleh pendampingan teknis dari Biomagg serta investasi pembangunan dari pihak swasta.
Artikel Lainnya
Pertamina memperketat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi dan menjatuhkan sanksi administratif kepada 16...
Pasar kendaraan elektrifikasi di Tanah Air mencatat pencapaian impresif dengan angka penjualan mobil listrik murni (BEV)...
Bursa Efek Indonesia segera memberlakukan kebijakan baru terkait batas minimum harga saham yang diturunkan hingga level ...
PT Adhi Karya dan PT PP dijadwalkan bergabung melalui skema merger pada Desember 2026 sebagai bagian dari restrukturisas...
Layanan aset kripto institusional kini menjadi instrumen penting bagi korporasi yang ingin mengelola kekayaan digital se...