Sabtu, 5 September 2026

Hadiah OSN 2026 Turun Drastis, Peraih Medali Dapat Prioritas Beasiswa LPDP

Hadiah untuk para pemenang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2026 mengalami penurunan yang cukup drastis akibat menyusutnya alokasi anggaran pada Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Sebagai pengganti, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memberikan jaminan berupa hak prioritas dalam seleksi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bagi para siswa berprestasi tersebut.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengonfirmasi adanya penurunan besaran hadiah bagi pemenang ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026. Penyesuaian ini terpaksa dilakukan menyusul pemangkasan anggaran yang dialami oleh Pusat Prestasi Nasional dalam tahun anggaran berjalan.

Menanggapi kondisi tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyatakan bahwa pihak kementerian saat ini sedang berkoordinasi untuk mencari sumber pendanaan alternatif. Upaya ini dilakukan agar apresiasi finansial bagi para pelajar berprestasi dapat kembali ditingkatkan melalui kerja sama eksternal.

"Kami menyadari adanya keterbatasan anggaran yang berdampak langsung pada besaran hadiah uang tunai bagi para juara OSN tahun ini," ujar Abdul Mu'ti di Jakarta, Jumat.

Sebagai bentuk kompensasi jangka panjang, pemerintah memastikan para peraih medali OSN akan mengantongi keistimewaan khusus saat mendaftarkan diri pada program beasiswa LPDP di masa depan. Fasilitas ini dinilai memberikan jaminan akademik yang jauh lebih bernilai tinggi dibandingkan sekadar hadiah tunai sesaat.

Puspresnas mencatat ribuan siswa dari berbagai daerah di Indonesia tetap antusias mengikuti rangkaian seleksi berjenjang OSN 2026 meski terdapat penyesuaian insentif finansial.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.