Kisah Tukang Becak Masuk Desil Tinggi, Menyingkap Problematika Data Kemiskinan
Publik dihebohkan dengan kisah Timbul, seorang tukang becak berusia 49 tahun asal Kulon Progo yang tercatat masuk dalam desil 9, kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tinggi di atas kertas. Padahal, realitas kesehariannya jauh dari kata mapan, di mana ia harus berjuang keras membiayai kuliah anaknya di Universitas Negeri Yogyakarta dengan penghasilan pas-pasan.
Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Widyasanti menjelaskan bahwa status tersebut terjadi akibat belum diperbaharuinya data kesejahteraan yang merekam kondisi ekonomi terbaru warga bersangkutan. Setelah dilakukan pemutakhiran, posisi Timbul langsung disesuaikan ke desil 3 yang lebih mencerminkan realitas ekonominya.
"Kuncinya adalah pemutakhiran menjadi kunci, supaya datanya sesuai dengan fakta yang terbaru," ujar Amalia saat memberikan keterangan di Istana Negara.
Persoalan data ini kemudian berdampak langsung pada cara pandang publik terhadap capaian pengentasan kemiskinan yang digaungkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Di sisi lain, perbedaan metodologi antara standar nasional BPS dengan parameter internasional Bank Dunia kerap melahirkan jurang perbedaan angka yang cukup signifikan dalam menilai kesejahteraan warga.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, garis kemiskinan dihitung menggunakan pendekatan kebutuhan dasar minimal 2.100 kilokalori per hari ditambah komponen nonmakanan seperti sandang dan papan. Sementara itu, Bank Dunia menggunakan standar pengeluaran internasional yang menempatkan persentase penduduk rentan dalam angka yang jauh lebih tinggi ketimbang ukuran lokal.
Artikel Lainnya
Kebakaran hebat kembali melanda permukiman padat penduduk di kawasan Jalan Batu Ceper, Gambir, Jakarta Pusat, yang mengh...
Kebakaran hutan dan lahan yang terus berulang di kawasan ekosistem gambut memicu kekhawatiran serius terhadap pencapaian...
Kejaksaan Agung menyita uang tunai dan barang mewah senilai total Rp8,4 miliar milik mantan Kepala Badan Gizi Nasional D...
Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan ribu peserta didik dalam program Makan Bergizi Gratis memicu gelombang kriti...
Majelis hakim tingkat banding memutuskan untuk mengurangi masa hukuman penjara serta membatalkan sanksi pemecatan terhad...